Tidak Bisa Di Pidana atau Dilaporkan Ke Polisi Seorang Konsumen oleh RENTENIR ?

Mengenai apakah boleh Rentenir melaporkan penerima pinjaman ke pihak yang berwajib (kepolisian) karena tidak membayar hutangnya?


Pada dasarnya tidak ada aturan yang melarang hal tersebut. Membuat laporan atau pengaduan ke polisi adalah hak semua orang dan belum tentu perkara tersebut dapat naik ke proses peradilan.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa UU No.39 tahun 1999 tentang HAM telah mengatur tidak seorangpun atas putusan pengadilan boleh dipidana penjara atau kurungan berdasarkan atas alasan ketidakmampuan untuk memenuhi suatu kewajiban dalam perjanjian utang piutang.

Ini berarti, walaupun ada laporan tersebut, pengadilan tidak boleh memidanakan seseorang karena ketidakmampuannya membayar utang. 




Dalam praktiknya, saya seringkali mendengar dan mendapati permasalahan utang-piutang yang tidak dapat diselesaikan secara musyarawarah justru malah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh RENTENIR dengan dalil gertakan dasar Pasal 372  KUHP tentang Penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, padahal substansi dari tindak pidana penggelapan dan tindak pidana penipuan adalah jelas berbeda dari suatu perjanjian yang merupakan perbuatan hukum perdata. Untuk dapat diproses secara pidana, harus ada perbuatan (actus reus) dan niat jahat (mens rea) dalam terpenuhinya unsur-unsur pasal pidana tersebut.




jadi untuk peminjam Rentenir paling yang terpenting anda tidak memiliki niat jahat atau mempunyai itikad baik untuk membayar walaupun mencicil. Bagaimana apabila ada perjanjian tertulis antara rentenir dan peminjam? saya sarankan ajukan permohona perjanjian ulang lagi sesuai pasal 1320 KUHPerdata dan Peraturan Menkeu, BI, OJK atau lembaga terkaait yang mengatur peraaturan bunga PINJAMAN.

Di sinilah peran dan integritas penegak hukum, yaitu kepolisian, kejaksaan, hakim dan advokat sangat diharapkan untuk tidak merusak sistem peradilan yang ada atau dengan memidanakan suatu perbuatan hukum perdata.

 

HINDARI RENTENIR DAN DOSA RIBA!!!!!

 

Bagikan manfaatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *