Jangan Takut!!!!!,,,,,,Cara menghadapi RENTENIR saat menagih hutang????!!!

Hutang wajib untuk dibayar!!!Walaupun dengan Rentenir!!???

Anda pasti sudah familiar dengan yang namanya rentenir. Rentenir hanyalah nama kerennya, namun sejatinya adalah lintah darat yang merugikan Anda. Dengan iming-iming pinjaman tunai dalam dua jam bisa langsung cair, Anda akan diberikan sejumlah uang dalam waktu singkat namun memiliki bunga yang luar biasa tinggi. Dan pada saat jatuh tempo itulah kita dibuat pusing karena sudah ditagih oleh Lintah Darat tersebut. Berbagai cara telah dillakukan oleh lintah darat atau rentenir tersebut supaya kita membayar walaupun kadang melanggar hukum Pidana dan tentunya kita risih bukan!!?????




Begini cara menghadapi rentenir atau lintah darat saat menagih?

Hitung Nominal yang Harus Dibayar Secara Detail!!!.

Cara Menghadapi Rentenir Ketika rentenir datang menagih hutang, terima mereka dengan baik-baik. Mengingat hutang Anda sudah berjalan cukup lama, maka hitung kembali hutang dan bunga yang harus dibayar secara bersama-sama dengan si rentenir.

Dengan mengetahui nominal yang harus Anda bayar, maka Anda tidak akan diminta untuk melunasi nominal yang lebih tinggi dari yang harus dibayarkan. Apabila ada perbedaan perhitungan sesuai dengan kesepakatan semula, Anda berhak untuk protes.




Itulah sebabnya jika berhutang pada rentenir sebaiknya Anda membuat perjanjian hitam di atas putih agar pihak yang memberi hutang tidak bisa membuat ketentuan baru yang merugikan Anda.

Meminta Penghapusan Bunga!!!.

Bagian terberat dari pengembalian hutang adalah melunasi bunganya yang tinggi. Bunga tersebut akan bertambah setiap harinya jika Anda tidak kunjung melunasi hutang. Uang yang Anda kumpulkan hanya bisa membayar bunganya saja, tidak termasuk hutang pokok.

Cara menghadapi rentenir yang menagih hutang adalah memohon penghapusan bunga. Jika si rentenir berbaik hati, maka Anda akan diminta untuk segera melunasi hutang pokok saja. Paling tidak, Anda bisa meminta keringanan atau potongan bunga agar beban yang dirasakan tidak terlalu berat.




Negosiasi Batas Waktu Pelunasan!!!.

Meskipun terdengar klasik, negosiasi adalah salah satu cara menghadapi rentenir yang banyak digunakan oleh orang-orang yang berhutang. Jika sebelumnya Anda tidak pernah meminta batas waktu pelunasan hutang, mungkin saatnya untuk meminta perpanjangan waktu kepada rentenir.

Tentukan batas waktu pelunasan hutang yang sesuai dengan kemampuan Anda, tapi jangan terlalu lama agar tidak memancing emosi si rentenir. Selanjutnya, serahkan keputusan kepada rentenir untuk memberi bunga selama tenggat waktu pelunasan atau menghentikan bunganya sampai Anda melunasi hutang.

Jangan biarkan mereka merampas atau menyita!!!.

Sering terjadi para debt collector berusaha untuk merampas barang cicilan anda secara paksa, maka berusahalah untuk tetap mempertahankan dan katakanlah kepada mereka bahwa mereka telah melakukan sebuah tindakan kejahatan dan perbuatan itu dapat dikenakan Pasal 368 ayat 1 KUHP, Pasal 365 KUHP junto Pasal 335 ayat 1 yang berhak melakukan eksekusi adalah pengadilan.




Jadi jika mereka ingin melakukan pengambilan, maka seharusnya mereka membawa surat penetapan eksekusi dari Pengadilan Negeri.

Katakan juga kepada mereka bahwa barang yang dimaksud adalah milik anda secara sah dan penagih hutang tidak memiliki kekuasaan untuk merampas begitu saja.




Tindakan ketika terjadi perampasan atau penyitaan!!!.

Jika barang yang anda cicil berhasil dirampas oleh pihak debt collector maka segeralah laporkan hal ini kepada polisi dengan membawa beberapa saksi yang nantinya bisa membantu anda.

Tindakan yang dilakukan oleh pihak debt collector ini bisa dikenakan Pasal 368 dan Pasal 364 KUHP junto Pasal 335 ayat 1 KUHP.

Jangan pernah menyembunyikan barang yang terhutang!!!.

Janganlah sekali kali anda menitipkan barang berharga yang masih dalam masa kredit seperti mobil atau motor kepada pihak yang ditunjuk oleh penagih.

Tolaklah tawarannya dengan baik dan santun serta tetap pertahankanlah barang yang sedang anda cicil hingga anda bisa melunasinya atau tunggu hingga ada keputusan dari pengadilan.




Langkah terakhir adalah serahkan pada ahlinya!!!.

Jika anda kurang puas, maka cobalah untuk berkonsultasi kepada Lembaga Perlindungan Konsumen atau Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha ataupun Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen disekitar anda supaya nantinya lebih memudahkan anda.

Sebagai orang awam yang tidak mengerti cara menghadapi rentenir, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang memahami kasus hutang piutang. Kebiasaan buruk rentenir dalam menagih hutang adalah memaksa, menyita barang-barang orang yang berhutang, sampai menggunakan ancaman.

Dengan meminta pendampingan orang yang mengerti seputar kasus hukum utang, Anda tidak perlu takut menghadapi rentenir. Setidaknya, Anda mengerti bahwa rentenir tidak bisa mengancam atau mengambil barang begitu saja di luar kesepakatan yang pernah dibuat




“Apapun alasannya, jika memang anda masih beritikat baik untuk membayar semua hutang, maka penagih tidak boleh berbuat semaunya tanpa dasar hukum yang sah dan diharapkan anda selalu tetap tenang menghadapi situasinya.”

Bagikan manfaatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *